Hikmah esdenews.com,- Dalam Islam, tersesat adalah penyimpangan dari jalan yang benar atau ajaran agama, sedangkan menyesatkan adalah tindakan seseorang yang mengajak atau menggiring orang lain untuk ikut tersesat.
Kesesatan (dhalal) adalah melenceng dari jalan petunjuk tanpa ilmu, yang dapat disebabkan oleh berbagai hal seperti lebih mengutamakan duniawi atau mengikuti ajaran yang bertentangan dengan Al-Qur’an dan sunnah.
TERSESAT
Definisi :
Melenceng dari jalan yang lurus atau benar, baik dalam keyakinan maupun perbuatan.
Penyebab :
1. Mengutamakan kehidupan duniawi daripada akhirat.
2. Menentang aturan Allah dan Rasul-Nya.
3. Mengikuti jalan yang bukan jalan orang-orang mukmin.
4. Mengikuti ajaran yang tidak bersumber dari Islam.
Ciri-ciri :
1. Menghalangi orang lain dari jalan Allah.
2. Menganut pandangan atau doktrin yang bertentangan dengan keyakinan dasar Islam.
MENYESATKAN
Definisi :
Tindakan seseorang yang berusaha membuat orang lain keluar dari jalan yang benar, seringkali dengan mengajak atau menggiring mereka untuk mengikuti kesesatan.
Pelaku :
Setan dan jin disebutkan sebagai penyebab utama penyesatan.
Manusia juga bisa menyesatkan manusia lain, baik secara sengaja maupun tidak.
Contoh :
1. Menyerang, mencaci maki, atau memukul orang yang tersesat, alih-alih membimbingnya dengan cara yang benar.
2. Mengajak orang untuk menempuh jalan yang tidak sesuai dengan syariat.
TERSESAT
Tersesat adalah keadaan internal seseorang, yang telah berada di jalan yang salah.
Menyesatkan adalah tindakan aktif dari satu pihak, untuk membuat pihak lain berada di jalan yang salah.
Meskipun keduanya merupakan hal yang tercela, kedua tindakan ini berbeda tingkatannya.
Namun, Al-Qur’an juga melarang kita untuk saling mencari kelemahan orang lain, karena kita sesama Muslim bersaudara.***













